Rabu, 31 Maret 2010

Tugas Kuliah Sistem Komunikasi 4

Data Analog

 PENGERTIAN
Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”. Analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik.
Bidang komunikasi kini tengah bergerak pada era digital. Teknologi digital berkembang dengan sangat baik dalam menciptakan jenis komunikasi baru dan juga dalam hal menciptakan alat atau sarana penyampaian informasi. Banyak teknologi lama yang posisinya tergantikan oleh teknologi digital. Kalau ada teknologi baru yaitu sistem digital, maka ada juga teknologi lama, teknologi lama masih menggunakan sistem analog dalam menciptakan dan memproses suatu informasi. Sebagai contoh, di Jakarta kini sudah jarang orang yang menggunakan fasilitas telepon umum. Kebanyakan dari mereka telah beralih ke teknologi telepon genggam, yang kini semakin berkembang, juga semakin bersaing dalam meningkatkan mutu pelayanannya, juga menjual produknya.
Sinyal analog Sinyal/Data analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitudo dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus.
Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
 Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
 Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
 Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.
Data analog dapat merupakan sinyal analog.
Sinyal data analog ada Dua alternatif:
(1) sinyal menempati spektrum yang sama seperti data analog;
(2) data analog diuraikan untuk menempati posisi spektrum yang berbeda
data analog diuraikan mempergunakan suatu codec untuk memproduksi suatu aliran bit digital.
Transmisi analog disebarkan melalui amplifier; perlakuan yang sama baik sinyal yang digunakan sebagai data analog atau digital. Anggap bahwa sinyal analog mewakili data digital. Sinyal disebarkan melalui repeater; pada tiap repeater, data digital diperoleh kembali dari sinyal asal dan dipakai untuk menghasilkan suatu sinyal analog baru yang berbeda.
Sistem konfersi ada dua. Pertama, analog ke digital: Tujuannya agar sinyal analog dapat dibaca dengan jelas oleh peralatan yang berbasis digital. Untuk mencapai kesinambungan maka digunakanlah konversi ADC (analog to digital converter). Kedua, digital ke analog: Dalam hal ini tetapi sinyal digital tetap dianggap lebih baik dari sinyal analog. Sinyal ini dianggap lebih akurat dan lebih tahan lama daripada sinyal analog. Selain itu juga proses penyimpanan data digital lebih mudah dan cepat daripada sinyal analog yang selain lebih sulit, juga dapat terjadi pengurangan kualitas saat sering mengalami proses pemindahan. Tetapi sinyal digital juga memiliki kekurangan seperti halnya di Indonesia, negara kita masih banyak menggunakan sinyal analog seperti televisi, radio, dan juga telepon. Karena itu, biaya untuk serba digital tidak murah kalau untuk mengubah banyak peralatan analog untuk dijadikan digital.
Transmisi analog adalah suatu upaya mentransmisi sinyal analog tanpa memperhatikan muatannya; sinyal-sinyalnya dapat mewakili data analog atau data digital. Untuk jarak yang jauh dipakai amplifier yang akan menambah kekuatan sinyal sehingga menghasilkan distorsi yang terbatas.
 KELEBIHAN TEKNOLOGI ANALOG
Walau dalam perkembangannya teknologi analog sudah tidak banyak yang dipakai, namun sinyal analog tidak benar-benar ditinggalkan begitu saja, karena masih ada sinyal analog yang merupakan sinyal inti dari proses teknologi digital, sebagai contoh : seperti dalam musik, yaitu teknologi keyboard. Walau keyboard memproses dengan sistem digital, namun proses input dan outputnya berupa suara tetap menggunakan teknologi analog

Data Digital

 PENGERTIAN
Digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. Teknologi digital memiliki beberapa keistimewaan unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu :
• Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang mengakibatkan informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
• Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
• Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.

• Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimkannya secara interaktif.
Sinyal/Data digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat.
Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
Sinyal data digital diuraikan menggunakan suatu modem untuk memproduksi sinyal analog. Sinyal data digital ada dua alternatif:
(1) sinyal terdiridari dua level tegangan yang mewakili dua angka binary;
(2) data digital diuraikan untuk menghasilkan suatu sinyal digital sesuai dengan keinginan.
Transmisi Digital tidak dipakai, sinyal digital mewakili suatu aliran dari '1' dan '0', dimana mungkin mewakili data digital atau mungkin suatu encoding dari data analog. Sinyal disebarkan melalui repeaterrepeater; pada tiap repeater, aliran dari '1' dan '0' diperoleh kembali dari sinyal asal dan dipakai untuk menghasilkan suatu sinyal digital baru yang berbeda. Transmisi digital, berhubungan dengan muatan dari sinyal. Untuk mencapai jarak yang jauh dipakai repeater yang menghasilkan sinyal sebagai '1' atau '0' sehingga tidak terjadi distorsi.
Bandwidth adalah jarak antara frekuensi terendah dan frekuensi tertinggi berdasarkan gelombang yang telah ditentukan oleh pemerintah sesuai dengan jenis sistem komunikasinya. Salah satu contoh bandwidth adalah line telepon (jumlah pita radio FM : 3100 Hz) dari 300Hz-3400Hz. Bandwidth pun dibedakan manjadi dua yaitu analog bandwidth dan digital bandwidth. Perbedaan keduanya adalah kalau analog bandwidth menggunakan sinyal radio dan mempunyai satuan Hertz (Hz). Sedangkan digital bandwidth menggunakan sinyal digital yang mempunyai satuan Bit Per Second (bps). Pengibaratan bandwidth seperti jalan tol yang mempunyai dua lajur. Bandwidth merupakan jumlah lajur yang ada di jalan tol itu sendiri, makin besar bandwidth atau makin banyak lajur yang digunakan maka perjalanan kendaraan (pengiriman data) akan semakin lancar.
Digital bandwidth itu sendiri merupakan kapasitas informasi–informasi berupa kode binari yang mampu ditampung kedalam suatu kanal digital. Jumlah ataupun volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa tetrjadi sebuah gangguan atau biasa disebut dengan distorsi, atau bisa juga disebut transfer rate.

Bidang komunikasi kini tengah bergerak pada era digital. Teknologi digital berkembang dengan sangat baik dalam menciptakan jenis komunikasi baru dan juga dalam hal menciptakan alat atau sarana penyampaian informasi. Banyak teknologi lama yang posisinya tergantikan oleh teknologi digital. Kalau ada teknologi baru yaitu sistem digital, maka ada juga teknologi lama, teknologi lama masih menggunakan sistem analog dalam menciptakan dan memproses suatu informasi. Sebagai contoh, di Jakarta kini sudah jarang orang yang menggunakan fasilitas telepon umum. Kebanyakan dari mereka telah beralih ke teknologi telepon genggam, yang kini semakin berkembang, juga semakin bersaing dalam meningkatkan mutu pelayanannya, juga menjual produknya.

Konsep dasar teknologi digital merupakan proses pengiriman data dalam bentuk dua simbol, “0 dan 1” atau “off dan on.” Identik dengan stop kontak. Dengan menggunakan sistem digital ini, informasi yang dikirimkan merupakan perpaduan denyutan listrik yang terdiri dari beberapa kombinasi data off-on. Kombinasi inilah yang diterjemahkan menjadi data. Contoh: gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital. Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel).

 KELEBIHAN TEKNOLOGI DIGITAL

Teknologi digital mempunyai suatu sinyal dalam bentuk digital yang mampu mengirimkan data yang berbentuk kode binary (0 dan 1), sinyal digital juga mampu mengirimkan data lebih cepat dan tentunya dengan kapasitas yang lebih besar dianding sinyal analog. Teknologi digital juga memiliki tingkat kesalahan yang kecil, dibanding sinyal analog. Selain itu, data akan utuh dan akan lebih terjamin pada saat dikirimkan atau ditransmisikan. Saat keadaan hujan, petir, badai, intinya bila cuaca buruk, sistem digital tetap akan stabil dalam proses transmisi atau yang biasa disebut sebuah pengiriman. Dalam sistem Teknologi digital terdapat sistem yang biasa disebut ISDN (Integrated Service Digital Network), sistem ini, memungkinkan sebuah jaringan tunggal untuk berbagai keperluan yang bermanfaat tentunya, contoh: flashdisk, Hard-disk external.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar